Pernahkah kamu merasa kewalahan dengan berbagai urusan sehari-hari? Ingin pesan makanan tapi macet di jalan? Rumah berantakan tapi gak sempat beberes? Nah, kalau sobat Jpackers tinggal di Indonesia, khususnya Jabodetabek, mungkin sosok Santo Suruh bisa menjadi penolong kalian.
Santo bukanlah nama pahlawan super, melainkan seorang pria asal Bekasi yang sukses merintis bisnis unik bernama “Santo Suruh”.
Sesuai namanya, bisnis ini menawarkan jasa “serba bisa”. Mau disuruh apa saja, mulai dari belanja bulanan, antri tiket, bersih-bersih rumah, bahkan sampai jasa bikin orang move on, Santo Suruh siap membantu!
Dari Tukang Galon Hingga Menjadi Pebisnis Serba Bisa
Kisah Santo Suruh berawal dari pengalamannya sebagai penjual dan pengantar galon air. Seringkali, para pelanggannya tak hanya meminta tolong antar galon, tetapi juga berbagai hal lainnya, seperti membeli makanan, mengganti lampu, atau membuang sampah.
Melihat potensi ini, Santo pun berpikir untuk menawarkan jasanya secara profesional pada tahun 2019.
Uniknya, Santo Suruh tidak memasang tarif paten. Ia mengutamakan kepercayaan dan keterbukaan dalam bernegosiasi harga dengan pelanggan. Modal utamanya adalah kemauan yang tinggi untuk membantu orang lain.
Selain itu, bisnis Santo Suruh tidak hanya menguntungkan dirinya sendiri, tetapi juga membuka peluang pekerjaan bagi orang lain. Ia telah merekrut lebih dari 50 mitra untuk membantunya menjalankan bisnis.
“Saya lebih mendorong, ayo! kerjaan banyak sebenernya buat anak-anak muda, yang penting jangan gengsi, dan harus jujur“, ujar Santo dalam sesi podcast di Studio Jejak Backpacker.
Ia juga memiliki prinsip kalau kita mau punya uang maka harus mau disuruh, “Selagi Halal, kalo mau punya duit, ya harus mau disuruh“, tambahnya.
Keunikan Bisnis Santo Suruh
Secara umum, bisnis Santo Suruh dapat dikategorikan sebagai jasa serba bisa atau bisnis on-demand. Berikut beberapa ciri-ciri bisnis Santo Suruh yang membuatnya unik:
Layanan yang beragam
Bisnis ini melayani berbagai macam permintaan, mulai dari mengantar barang, membersihkan rumah, berbelanja, menemani ke dokter, hingga minta ditemenin curhat juga bisa sob.
Sistem kerja yang fleksibel
Bisnis yang dijalankan Santo tidak memiliki jam kerja atau lokasi kantor yang paten. Ia bekerja berdasarkan permintaan pelanggan dan dapat menyelesaikan tugas di mana saja.
Modal yang kecil
Bisnis ini dimulai dengan modal yang kecil. Santo hanya membutuhkan ponsel dan akses internet untuk menerima pesanan dan berkomunikasi dengan pelanggan.
Membangun kepercayaan
Nah ini yang paling penting! Modal utama Santo dalam menjalankan bisnisnya adalah kepercayaan. Dia berupaya memberikan layanan yang terbaik, sehingga pelanggan merasa puas dan kembali menggunakan jasanya.
Keberhasilan Santo Suruh dalam mengembangkan bisnis menunjukkan bahwa dengan ide kreatif, kerja keras, dan keuletan, kita dapat mencapai kesuksesan, bahkan dari ide yang sederhana.
Inspirasi Ilmu Marketing ala Santo Suruh
Meskipun bisnis ini tidak secara eksplisit menggunakan istilah “marketing”, ada beberapa ilmu dan teknik marketing yang dapat dilihat dari cara Santo menjalankan bisnisnya:
1. Storytelling
Santo sering menceritakan kisah dan pengalamannya dalam menjalankan bisnis di media sosial. Dengan storytelling yang menarik maka secara tidak langsung akan membangun koneksi dengan pengikutnya dan meningkatkan brand awareness.
2. Konten yang menarik
Ia sering membuat konten yang menarik dan informatif di media sosial, seperti tips dan saran untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Konten yang menarik sangat membantu untuk menggaet pengikut baru dan meningkatkan engagement.
3. Social proof
Santo juga sering membagikan testimonial dari pelanggan yang puas dengan jasanya. Hal ini membantu untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas.
4. Word of mouth marketing
Dalam menjalankan bisnisnya, Santo mendorong para pelanggan untuk merekomendasikan jasanya kepada orang lain. Word of mouth merupakan salah satu bentuk strategi marketing yang paling efektif dan cuma-cuma.
5. Influencer marketing
Karena popularitasnya yang sedang naik, Santo tak lupa memanfaatkan momen tersebut untuk berkolaborasi dengan beberapa influencer di media sosial. Langkah tersebut akan membantu untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Meskipun Santo Suruh tidak menggunakan istilah “marketing”, namun pada dasarnya Santo secara alami telah menerapkan beberapa prinsip marketing yang efektif. Hal ini pula yang dapat kita ambil pelajarannya bahwa marketing sebenarnya tidak harus rumit dan mahal.
Jadi, tunggu apalagi? Kalau sobat Jpackers memiliki urusan yang merepotkan atau sulit dikerjakan, jangan ragu untuk menghubungi Santo Suruh!
Podcast ekslusif edisi Santo Suruh sudah bisa sobat Jpackers saksikan di channel Youtube Alley Jejak Backpakcer. Jangan lupa, like, komen dan subscribe ya!


