Siapa sih yang enggak kenal sosok Djajo? Bagi para pecinta alam, nama ini pasti sudah enggak asing lagi.
Djajo, yang memiliki nama asli Dondy Rahardjo, adalah seorang legenda di dunia petualangan Indonesia. Semasa hidupnya, beliau merupakan sosok yang sangat menginspirasi banyak orang, terutama anak-anak muda yang punya jiwa petualang.
Sosok Almarhum Djajo bukan hanya seorang petualang biasa. Beliau juga seorang ahli dalam teknik penyelamatan di medan yang sulit, atau yang biasa disebut “High Angel Rescue Techniques Specialist”.
Kemampuannya ini sudah diakui banyak orang dan membuatnya menjadi sosok yang sangat dihormati di kalangan pecinta alam.
Selain itu, beliau juga sangat aktif dalam berbagai organisasi pecinta alam. Beliau adalah anggota kehormatan dari banyak komunitas, seperti Mapala UI, Young Pioneer, Gimbal Alas Indonesia, Tramp, Himpala Unas, APGI, Ideru, Impeesa Perbanas, GPO, dan Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah se Indonesia.
Pada tahun 2023, mendiang Djajo aktif dipengurusan organisasi seperti Komisi SAR PB FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia), PB FMI (Federasi Mountaineering Indonesia), dan PB FONI (Federasi Orienteering Indonesia).
Almarhum Djajo juga punya peran penting dalam mendirikan beberapa yayasan yang fokus pada pengembangan pecinta alam di Indonesia. Antara lain menjadi salah satu satu pendiri Pusat Informasi dan Pengembangan Pecinta Alam (PIPA), Yayasan Survival Indonesia dan juga Yayasan Kapinis Indonesia.
Baca juga: Kepoin Aktivitas Jejak Backpacker di Indofest 2024.
Gala Premiere Film Dokumenter Djajo: Tribute untuk Legenda
Baru-baru ini, Tim Jejak Backpacker berkesempatan untuk lebih mengenal salah satu sosok pecinta alam senior Indonesia melalui film dokumenter yang dibuat khusus untuk mengenang beliau.
Film yang di produseri oleh Ressy Elang Andrian ini berhasil menyentuh hati banyak penonton, terutama bagi mereka yang pernah mengenal dan berinteraksi langsung dengan sosok Dondy Rahardjo alias Djajo.
Dalam film ini, kita diajak untuk melihat sisi lain dari almarhum, yakni sebagai seorang guru, mentor, dan sahabat.
Banyak sekali cerita menarik yang dibagikan oleh orang-orang terdekat beliau, mulai dari keluarga, teman, hingga anak didiknya.

Salah satu adegan yang paling menyentuh adalah ketika kita melihat anak-anak muda dari pelosok desa yang pernah diajari oleh Djajo.
Mereka mengungkapkan rasa terima kasih dan juga permintaan maaf kepada sosok mendiang Dendy Rahardjo. Namun yang terjadi justru sebaliknya, almarhum yang meminta maaf karena merasa belum bisa memberikan ilmu yang cukup kepada mereka.

Dari film dokumenter ini, kita bisa belajar banyak hal dari sosok Almarhum Djajo. Salah satunya adalah pentingnya berbagi ilmu dan pengalaman kepada orang lain.
Beliau mengajarkan kita bahwa menjadi seorang petualang bukan hanya tentang menaklukkan puncak gunung atau menjelajahi hutan belantara, tapi juga tentang memberikan kontribusi positif bagi sesama.


