Udah Tahu Belum? 12 Geopark Indonesia Kelas Dunia yang Diakui UNESCO

Beberapa waktu yang lalu, geopark nasional Indonesia yang diakui UNESCO bertambah nih sob, sehingga total keseluruhannya menjadi 12, apa saja daftarnya? Temukan jawabannya disini!

Indra Gumilar

Daftar geopark Indonesia terbaru

Eh, bro, sis sobat Jejak Backpacker! Kalian sudah tahu dong kalau Indonesia itu surganya keindahan alam yang nggak ada habisnya? Dari Sabang sampai Merauke, kita punya pantai yang cantik, gunung megah, danau indah, hutan lebat, sampai bawah laut yang bikin speechless.

Tapi, kamu tahu nggak sih, ada lho tempat-tempat super spesial di Indonesia yang nggak cuma indah, tapi diakui oleh dunia internasional karena sejarahnya? Tempat-tempat tersebut disebut geopark, dan yang bikin makin bangga, beberapa geopark di Indonesia udah dapet pengakuan dari UNESCO. Keren banget, kan? Ini artinya, tempat-tempat ini punya nilai geologi yang luar biasa penting secara global.

Penasaran kan geopark mana saja yang sudah mendunia? Lalu, geopark itu konsepnya seperti apa? Tenang, kita bakal kupas tuntas semuanya di sini. Siap-siap masukin daftar bucket list liburan kamu, ya!

Kenalan Dulu Sama UNESCO, Siapa Sih Mereka?

Sering dengar nama UNESCO disebut-sebut, apalagi kalau menyangkut situs warisan dunia kayak Borobudur atau Prambanan. Tapi, mereka itu sebenarnya siapa?

Jadi begini, UNESCO itu kependekan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. Mereka merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tujuannya membangun perdamaian lewat kerja sama internasional di bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan (Sains), dan Kebudayaan.

Nah, salah satu program kerja mereka di bawah bidang sains adalah UNESCO Global Geoparks (UGG). Program ini tujuannya untuk mengakui dan mengelola kawasan-kawasan di seluruh dunia yang punya warisan atau sejarah geologi yang bernilai secara global. 

Pengakuan ini nggak cuma soal status keren, tapi juga mendorong pengelolaan kawasan tersebut secara berkelanjutan serta melibatkan masyarakat lokal, dan memanfaatkannya untuk pendidikan serta pariwisata yang bertanggung jawab.

Apakah Geopark Sama Dengan Taman Nasional?

Sekilas mungkin mirip Taman Nasional karena sama-sama kawasan konservasi alam. Tapi, geopark atau taman bumi punya fokus yang lebih spesifik dan holistik.

Geopark adalah sebuah wilayah geografis terpadu yang memiliki warisan serta sejarah geologi yang sangat bernilai secara internasional. Wilayah ini dikelola dengan konsep konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Wilayahnya harus punya fitur geologi (batuan, fosil, bentang alam kayak gunung api, kawah, patahan, gua, air terjun) yang unik, langka, atau jadi saksi bisu proses penting dalam sejarah bumi. 

Selain itu, geopark juga nggak melulu soal batu dan tanah. Konsepnya holistik, artinya menghubungkan warisan geologi tadi dengan keanekaragaman hayati (biodiversity) dan warisan budaya.

Jadi, secara umum konsepnya itu kayak museum alam terbuka super besar yang mengajak kita nggak cuma menikmati pemandangan, tapi juga memahami cerita di baliknya dan ikut berkontribusi pada kelestarian serta kesejahteraan masyarakatnya.

Daftar 12 Tempat di Indonesia yang Masuk UNESCO Global Geopark

Indonesia punya banyak banget potensi taman bumi, dan beberapa di antaranya sudah dapat pengakuan dunia internasional. Yuk, kita intip satu per satu:

1. Geopark Raja Ampat

Siapa sih yang nggak kenal Raja Ampat? Gugusan pulau karst (batu kapur) yang ikonik menjulang dari laut biru kehijauan ini merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati laut serta menjadi lokasi diving dan snorkeling kelas dunia. 

Sejarah geologinya juga unik banget, terbentuk dari proses tektonik dan perubahan muka air laut. Salah satu lokasi ikonik di Geopark Raja Ampat yaitu pemandangan Wayag & Pianemo. Buat kamu pecinta laut, wajib banget buat datang kesini sekali seumur hidup!

2. Geopark Belitong

Ingat film Laskar Pelangi? Nah, keindahan pantainya dengan batu-batu granit raksasa yang unik itu ternyata ada di Geopark Belitong.

Batu-batu besar tersebut merupakan sisa magma purba yang membeku jutaan tahun lalu. Selain pantai, ada juga bekas tambang timah bersejarah dan lanskap unik lainnya.

Kalau sobat Jpackers ke Belitong jangan lupa eksplor Pantai Tanjung Tinggi & Tanjung Kelayang, Pulau Lengkuas (mercusuar), Danau Kaolin.

3. Geopark Maros Pangkep

Wilayah ini merupakan sebuah kawasan dengan batuan karst terluas kedua di dunia setelah di Tiongkok. Salah satu keunikannya adalah lanskap perbukitan kapur yang menjulang-julang tinggi. Di dalamnya ada ratusan gua dengan lukisan tangan prasejarah berusia puluhan ribu tahun. Plus, ada Kerajaan Kupu-Kupu di Bantimurung yang masih masuk kedalam kawasan Geopark Maros Pangkep. 

Sobat Jpackers harus coba merasakan sensasi menginap di rumah warga di Rammang-Rammang Karst Village. Desa yang terletak di tengah perbukitan batu kapur ini menyajikan momen matahari terbit yang sangat cantik dan berbeda dari yang biasanya.

4. Geopark Merangin Jambi

Mau lihat fosil kayu purba berusia ratusan juta tahun yang masih utuh dalam bentuk pohon? Sobat Jpackers bisa datang kesini!

Geopark Merangin punya fosil flora Araucarioxylon (keluarga pinus purba) terlengkap dan terbaik di Asia. Lokasinya ada di sepanjang sungai, jadi bisa dinikmati sambil arung jeram.

5. Geopark Ijen

Geopark yang berlokasi di Jawa Timur ini terkenal dengan kawah Ijen yang punya danau asam terbesar di dunia dan fenomena blue fire yang langka.

Kawasan ini mencakup kompleks gunung api Ijen Purba yang luas. Pemandangan kawahnya sureal banget, apalagi saat sunrise.

6. Geopark Kaldera Toba

Kaldera raksasa toba sering menjadi perbincangan para pecinta sains dunia karena terbentuk dari hasil letusan supervulkano dahsyat puluhan ribu tahun lalu. Letusannya membentuk Danau Toba, danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara, dengan Pulau Samosir di tengahnya.

Selain warisan geologinya yang spektakuler, keragaman budaya di wilayah ini juga menjadi daya tarik wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

7. Geopark Meratus, Kalimantan Selatan

Pegunungan Meratus menyimpan rahasia pembentukan Pulau Kalimantan. Di sini ada batuan ophiolite, yaitu bebatuan kerak samudera dan mantel bumi bagian atas yang terangkat ke daratan akibat proses tektonik purba.

Geopark yang baru disahkan pada April 2025 ini memiliki hutan tropis yang kaya serta keunikan budaya masyarakat Dayak Meratus.

8. Geopark Rinjani

Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung api aktif terindah di Indonesia yang menjadi surga bagi para pendaki. Kalderanya memiliki ukuran yang luas berisi danau kawah Segara Anak yang biru dan gunung api baru (Gunung Barujari). 

Sejarah wilayah ini mencakup letusan dahsyat Samalas tahun 1257 yang menciptakan keragaman geologi yang mengagumkan yang bisa kita nikmati saat ini.

9. Geopark Gunung Sewu

Ciri khas wilayah ini adalah bentangan perbukitan kapur berbentuk kerucut (konik). Kawasan ini punya ratusan gua, termasuk yang dialiri sungai bawah tanah seperti Goa Pindul, kemudian memiliki lembah-lembah purba, dan pantai-pantai eksotis di selatannya. Jejak manusia purba juga banyak ditemukan di sini.

Beberapa destinasi wisata yang mungkin pernah kamu kunjungi berikut ini merupakan bagian dari Geopark Gunung Sewu, antara lain Goa Pindul, Goa Jomblang, Pantai Klayar, serta Pantai Indrayanti.

10. Geopark Ciletuh

Geopark ini merupakan salah satu destinasi favorit touring warga Jabodetabek karena lokasinya cukup dekat yakni di Sukabumi.

Ciletuh berbentuk seperti amfiteater raksasa yang menghadap Samudera Hindia dan punya keunikan geologi berupa batuan-batuan berusia sangat tua serta struktur tapal kuda yang terbentuk oleh longsoran purba.

Wilayah ini menjadi paket komplit yang menarik karena dapat menyajikan pemandangan gunung, air terjun, serta pantai.

11. Geopark Kebumen

Sama halnya dengan Meratus, Geopark Kebumen merupakan salah satu dari dua geopark nasional yang baru masuk kedalam jajaran UNESCO Global Geopark pada April 2025 yang lalu.

Wilayah selatan Kebumen ini punya lanskap karst yang unik di bagian utara (Gombong Selatan) dan pesisir Samudera Hindia yang indah di bagian selatan.

Disana juga terdapat banyak gua, perbukitan karst, dan bukti-bukti perubahan garis pantai purba. Wilayah ini menunjukkan interaksi antara proses geologi darat dan laut.

12. Geopark Batur, Bali

Gunung Batur merupakan gunung api aktif yang berada di dalam kaldera raksasa. Yang lebih unik, di dalam kaldera utama ini ada kaldera kedua tempat Danau Batur dan kerucut Gunung Batur saat ini berada.

Pemandangannya dramatis banget apalagi saat sunrise yang jadi incaran para wisatawan atau pendaki. Selain itu budaya Bali yang kental menambah daya tarik kawasan ini. 

Jadi, Tunggu Apa Lagi?

Indonesia punya harta karun berupa geopark kelas dunia yang siap sobat Jpackers jelajahi. Hal ini menjadi bukti kalau negara kita nggak cuma kaya akan keindahan alam biasa, tapi juga punya perpustakaan bumi yang luar biasa.

Mengunjungi kawasan geowisata juga nggak cuma soal liburan, tapi juga soal mengapresiasi, belajar, dan ikut menjaga warisan bumi untuk generasi mendatang.

Dari 12 daftar destinasi keren yang udah disebutin tadi, mana nih yang paling bikin kamu penasaran dan masuk wishlist duluan? Tunggu apa lagi, segera rencanakan petualanganmu selanjunya ke geopark! Explore more, learn more, and be proud of Indonesia’s Earth heritage!

Indra Gumilar

Traveler & Search Engine Optimization Specialist yang hobinya ngeblog, naik gunung dan kulineran. Saat ini sedang bertugas jadi super adminnya jejakbackpacker.id

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar


kopi liong bulan jejakbackpacker