Bagi kamu yang baru ingin memulai petualangan mendaki gunung, memilih gunung yang tepat merupakan langkah pertama yang sangat penting. Tidak perlu langsung mengincar puncak-puncak tinggi dengan medan yang ekstrem. Ada banyak gunung di Indonesia yang menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, namun tetap ramah bagi pendaki pemula.
Tapi sebelum membaca lebih jauh, sobat Jpackers harus memahami terlebih dahulu kriteria gunung yang ramah bagi pemula yang kami maksud. Gunung yang ramah bagi pemula bukan berarti jalur pendakiannya tidak menanjak, bukan pula tidak perlu mengeluarkan banyak keringat.
Mendaki gunung apapun bentuknya, merupakan aktivitas berat yang membutuhkan kekuatan fisik. Persiapan sebelum pendakian wajib dilakukan baik itu untuk pendaki pemula hingga pendaki yang berpengalaman.
11 Rekomendasi Gunung Untuk Pemula di Indonesia
Rekomendasi gunung berikut ini terbilang cocok untuk pemula karena medannya yang tidak ekstrem serta tidak memerlukan peralatan khusus atau tali temali.
Berikut adalah daftar gunung di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula, lengkap dengan daya tarik dan karakteristik masing-masing:
Gunung Prau, Jawa Tengah

Gunung Prau selalu menjadi favorit dan paling populer di kalangan pendaki pemula hingga yang sudah berpengalaman. Dengan ketinggian Puncak Gunung Prau disekitar 2.565 mdpl, gunung ini menawarkan pemandangan sunrise yang sangat memukau serta pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang ikonik.
Selain itu, gunung yang terletak di Dataran Tinggi Dieng ini dekat dengan beberapa objek wisata menarik lainnya seperti Telaga Warna, Sikidang, Bukit Sikunir, Candi Arjuna, dan lain-lain.
Jalur pendakian di Prau sangat bervariasi, ada yang landai atau terjal. Jalur yang paling ramai dilewat yakni jalur Gunung Prau via Patak Banteng. Meski terbilang lebih menanjak, jalur Patak Banteng selalu menjadi favorit para pendaki karena kemudahan akses serta jaraknya yang tidak terlalu panjang.
Gunung Bismo, Jawa Tengah
Gunung Bismo memiliki pesona tersendiri dengan pemandangan alam yang masih sangat asri. Jalur pendakiannya cukup bervariasi, ada yang landai dan ada juga yang sedikit menantang.
Jalur Gunung Bismo via Sikunang merupakan jalur yang termudah, pihak pengelola bahkan memiliki tagline “nanjak minimal view maksimal” yang mengisyaratkan bahwa jalur tersebut memang di peruntukan bagi para pendaki pemula.
Puncaknya menyajikan panorama 360 derajat sehingga kita dapat menyaksikan keindahan gunung-gunung lain disekitar Bismo.
Gunung Papandayan, Jawa Barat
Gunung Papandayan menawarkan pemandangan alamnya yang unik dan indah. Kawah aktif, hutan mati, dan padang bunga edelweiss adalah beberapa daya tarik yang bisa kamu nikmati di sini. Jalur pendakiannya relatif mudah dan terdapat beberapa pos pendakian yang bisa dijadikan tempat istirahat.
Gunung Kencana, Puncak Bogor
Bagi kamu yang tinggal di sekitar Jabodetabek, Gunung Kencana bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memulai petualangan mendaki.
Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.602 mdpl dan menawarkan pemandangan yang cukup indah seperti perkebunan teh dan pemandangan Gunung Gede Pangrango. Jalurnya tidak terlalu sulit dan cocok untuk pendaki pemula.
Gunung Andong, Jawa Tengah
Gunung Andong merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah yang paling mudah didaki. Ketinggiannya sekitar 1.726 mdpl serta memiliki jalur pendakian yang cukup landai.
Pendakian Gunung Andong bisa ditempuh 2-3 jam saja, sehingga cukup ramah bagi pemula yang ingin merasakan sensasi mendaki gunung yang tidak terlalu berat.
Selain pendakian yang relatif mudah, Puncak Gunung Andong juga menyajikan pemandangan yang sangat luas 360 derajat.
Para pendaki dapat melihat berbagai gunung lain yang berada di Jawa Tengah dan sekitarnya, misalnya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.
Gunung Batur, Bali
Gunung Batur merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di Bali dengan titik tertinggi 1717 mdpl. Selain keindahan alamnya, gunung ini juga menawarkan pengalaman unik yaitu trekking di sekitar kawah aktif.
Gunung yang terletak di Kabupaten Bangli ini memiliki jalur pendakian yang cukup menantang, namun tetap bisa dinikmati oleh pendaki pemula.
Biasanya banyak pendaki atau wisatawan yang melakukan pendakian pada dini hari demi menyaksikan matahari terbit langsung dari puncak gunung.
Gunung Ijen, Jawa Timur

Gunung Ijen terkenal dengan keindahan kawahnya yang berwarna biru kehijauan serta fenomena si api biru (blue fire) yang terkenal hingga ke mancanegara.
Fenomena alam Kawah Ijen tersebut sangat unik dan merupakan daya tarik utama ketika mendaki Gunung Ijen.
Jalur pendakian Gunung Ijen cukup panjang dan membutuhkan fisik yang cukup kuat, namun pengalaman yang didapat akan sangat berkesan.
Gunung Sibayak, Sumatera Utara
Buat kamu yang berdomisili di daerah Sumatera Utara dan sekitarnya, Gunung Sibayak salah satu opsi gunung untuk pendaki pemula.
Gunung ini menawarkan pemandangan alam yang sangat indah. Jalur pendakian Gunung Sibayak cukup bervariasi, ada yang landai dan ada juga yang sedikit menantang. Puncaknya yang berada pada ketinggian 2172 mdpl, menyajikan panorama alam yang sangat luas, terutama pada saat cuaca cerah.
Gunung Ungaran, Jawa Tengah
Gunung Ungaran merupakan salah satu gunung yang mudah diakses dari Semarang. Ketinggiannya sekitar 2.050 mdpl dan jalur pendakiannya cukup bervariasi. Puncaknya menyajikan pemandangan yang sangat indah, terutama pada saat pagi hari.
Perjalanan menuju Puncak Gunung Ungaran hanya membutuhkan waktu sekitar 2-4 jam, sehingga dapat dijadikan pilihan gunung yang cocok bagi pemula.
Gunung Bromo, Jawa Timur
Gunung Bromo tidak bisa kita lewatkan dalam pembahasan tentang rekomendasi gunung untuk pemula. Meskipun memiliki status sebagai gunung berapi aktif, keindahan alamnya yang khas membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia, bahkan dunia.
Gunung Penanggungan, Jawa Timur
Gunung Penanggungan merupakan gunung yang cukup populer di Mojokerto. Gunung ini memiliki beberapa jalur pendakian dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, sehingga cocok untuk pendaki pemula.
Gunung Penanggungan sering disebut sebagai “miniatur Gunung Semeru” karena keindahan alamnya yang beragam. Dengan ketinggian sekitar 1.653 mdpl, gunung ini memang tidak setinggi gunung-gunung besar lainnya di Indonesia, namun tetap menawarkan tantangan dan keindahan yang menarik bagi para pendaki, terutama pemula.
Tips Mendaki Gunung Untuk Pemula
Ada banyak tips mendaki untuk pemula yang bisa sobat Jpackers coba agar petualanganmu semakin menyenangkan dan aman. Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan:
Pilih gunung yang tepat
Untuk pendaki pemula yang ingin merasakan petualangan mendaki, sebaiknya pilih gunung dengan jalur pendakian yang tidak terlalu sulit dan sudah banyak dikunjungi.
Cek kondisi kesehatan
Mendaki gunung melibatkan aktivitas fisik yang cukup berat. Kondisi tubuh yang tidak fit dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti kelelahan ekstrem, dehidrasi, hipotermia, hingga penyakit ketinggian.
Dengan melakukan cek kesehatan, sobat Jpackers dapat mengetahui apakah tubuh kalian siap untuk menghadapi tantangan fisik selama pendakian.
Latihan fisik
Latihan fisik sangat penting untuk mempersiapkan tubuh sebelum mendaki gunung. Latihan yang tepat akan membantu meningkatkan kekuatan otot, daya tahan tubuh, dan keseimbangan, sehingga kamu bisa lebih nyaman dan aman selama pendakian.
Kamu bisa melakukan latihan kardio seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Lalu ditambah dengan latihan kekuatan dan daya tahan melalui squat, push-up, pull-up, plank, atau latihan naik turun tangga.
Dengan latihan yang tepat akan membuat pendakian sobat Jpackers menjadi lebih menyenangkan dan aman.
Pelajari rute
Cari informasi sebanyak mungkin tentang jalur pendakian yang akan kamu tempuh, termasuk tingkat kesulitan, jarak tempuh, dan fasilitas yang tersedia.
Siapkan perlengkapan
Pastikan semua perlengkapan mendaki sudah lengkap dan dalam kondisi baik. Beberapa perlengkapan penting yang harus dibawa misalnya sepatu hiking, jaket waterproof dan windproof, tas ransel, headlamp, P3K, tenda, sleeping bag, makanan dan minuman yang cukup, serta peralatan lainnya yang sesuai standar keselamatan dalam melakukan pendakian.
Gunakan jasa pemandu
Jika kamu belum berpengalaman, mendaki bersama teman akan membuat perjalananmu lebih menyenangkan dan aman.
Sobat Jpackers juga bisa menggunakan jasa pemandu lokal untuk membantu selama pendakian. Saat ini sudah banyak jasa pemandu lokal yang membuka trip ke berbagai gunung, baik secara private atau dalam bentuk open trip.
Sebelum memilih open trip yang tepat, sebaiknya sobat Jpackers membaca artikel kami terlebih dahulu mengenai tips memilih open trip agar kamu tidak kecewa.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, semoga petualangan mendakimu semakin menyenangkan dan berkesan.


