Pernah mendengar cerita tentang keranda terbang yang melintas di tengah malam? Dalam cerita rakyat Jawa, sosok tersebut sering dikaitkan dengan Hantu Lampor, yakni rombongan makhluk gaib yang dipercaya membawa pertanda buruk.
Legenda ini dikenal di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kisahnya berkaitan dengan wabah penyakit, suara gaduh pada malam hari, hingga kepercayaan tentang pasukan gaib yang melakukan perjalanan dari Laut Selatan.
Apa Itu Hantu Lampor?
Lampor dikenal dalam folklor Jawa sebagai sosok atau rombongan gaib yang dikaitkan dengan kematian dan malapetaka. Dalam sejumlah versi cerita, kemunculannya disertai suara gaduh, seperti derap kaki pasukan dan iring-iringan kereta kuda. Ada pula kisah yang menggambarkan Lampor membawa keranda untuk mengangkut korbannya.
Menurut kajian antropologi yang ditulis Eko Punto Hendro dalam jurnal Endogami pada 2020, istilah Lampor juga dikaitkan dengan kata lampur dalam bahasa Jawa Kuno yang berarti mengembara atau bepergian.
Cerita yang berkembang di masyarakat tidak selalu sama. Ada versi yang menonjolkan rombongan prajurit gaib, sementara versi lainnya menggambarkan sosok yang datang pada malam hari dan membawa keranda. Perbedaan ini menunjukkan bahwa Lampor merupakan bagian dari tradisi lisan yang memiliki beragam penuturan.
Mengapa Lampor Dikaitkan dengan Pagebluk?
Salah satu bagian yang membuat legenda Lampor menarik adalah hubungannya dengan pagebluk, istilah dalam bahasa Jawa untuk menyebut wabah penyakit.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa pada masa lalu, kemunculan Lampor dikaitkan dengan musibah yang menyebabkan banyak orang sakit atau meninggal dalam waktu singkat. Kajian antropologi mencatat bahwa kepercayaan mengenai Lampor pernah dikenal di Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga sekitar 1960-an.
Pada masa ketika penyebab penyakit belum dipahami seperti sekarang, masyarakat kerap menjelaskan wabah melalui kepercayaan dan cerita yang diwariskan turun-temurun. Lampor kemudian menjadi salah satu gambaran mistis yang dikaitkan dengan situasi tersebut.
Meski ceritanya masih menarik untuk ditelusuri, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Lampor menyebabkan wabah penyakit. Hubungan tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari kepercayaan dan folklor masyarakat Jawa.
Benarkah Lampor Merupakan Pasukan Nyi Roro Kidul?
Ada versi legenda yang menghubungkan Lampor dengan pasukan gaib nyi roro kidul. Dalam cerita tersebut, rombongan gaib itu dipercaya bergerak dari kawasan Laut Selatan menuju Gunung Merapi atau Keraton Yogyakarta. Kisah ini juga tercatat dalam kajian antropologi mengenai kepercayaan masyarakat Jawa terhadap pagebluk.
Menurut versi tersebut, suara gaduh yang terdengar pada malam hari dipercaya berasal dari perjalanan rombongan gaib. Sebagian cerita bahkan menyebut adanya keranda yang digunakan untuk membawa orang yang menjadi korban.
Walaupun kisahnya masih menarik untuk ditelusuri, Lampor tetap perlu dipahami sebagai legenda yang diwariskan melalui tradisi lisan.
Dengan mempelajarinya, sobat Jpackers bisa mengenal lebih jauh bagaimana masyarakat Jawa pada masa lalu memaknai wabah, kematian, dan berbagai peristiwa yang sulit mereka jelaskan.


