Panduan Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng buat Sobat Jpackers

Pesona Gunung Prau memang tiada duanya baik bagi pemula atau bagi sobat Jpackers yang sudah memiliki pengalaman mendaki. Dengan kemudahan akses transportasi dari berbagai kota, membuat perencanaan pendakian ke Gunung Prau sangatlah mudah.

Jejak Backpacker

Foto di Prau dengan latar belakang Gunung Sindoro-Sumbing
Foto di Prau dengan latar belakang Gunung Sindoro-Sumbing

Sobat Jpackers pasti sudah tidak asing dengan Gunung Prau dong? Gunung yang berlokasi di Kabupaten Wonosobo tersebut merupakan salah satu destinasi pendakian favorit bagi para penggiat hobi aktivitas outdoor baik untuk pemula atau yang sudah berpengalaman.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng. Bagaimana cara menuju ke lokasi Basecamp Patak Banteng, syarat pendakian, serta estimasi biaya yang dikeluarkan untuk menaklukan puncak Gunung Prau yang berada di Kawasan Dataran Tinggi Dieng tersebut.

Cara termudah ke Gunung Prau via Patak Banteng dari Jabodetabek

Informasi ini akan bermanfaat buat sobat Jpackers yang memilih moda transportasi umum. Supaya lebih aman, alangkah baiknya sobat booking tiket bus terlebih dahulu untuk tujuan Terminal Mendolo, Wonosobo melalui aplikasi layanan booking tiket bus seperti Traveloka, Tiket.com atau Redbus.

Selain untuk memastikan ketersediaan kursi, pada aplikasi tersebut biasanya tertera informasi jadwal serta titik keberangkatan yang sangat bermanfaat buat sobat Jpackers dalam menyusun itinerary.

Untuk harga tiket bus menuju Terminal Mendolo cukup bervariasi tergantung dari PO bus dan kelas yang dipilih, namun rentang harga tiket umumnya berkisar antara Rp150.000 s.d Rp190.000 per orang untuk sekali keberangkatan.

Baca juga: 9 Fakta Menarik Seputar Alun-Alun Surya Kencana Gunung Gede

Singkat cerita, sobat Jpackers misalnya sudah sampai di Terminal Mendolo. Angkutan selanjutnya untuk mencapai ke basecamp pendakian Gunung Prau via Jalur Patak Banteng cukup mudah, sobat tinggal naik angkutan micro bus jurusan Kawasan Wisata Dieng. Sebelum berangkat sampaikan kepada supir atau kernet tujuan sobat Jpackers menuju ke Patak Banteng, ongkos angkutan tersebut sekitar Rp25.000 – Rp30.000 per orang (harga dapat berubah sewaktu-waktu)

Tapi umumnya para supir angkutan disana sudah paham dimana para pendaki akan berhenti karena biasanya akan banyak pendaki yang memiliki tujuan yang sama, khususnya saat weekend.

Cara naik kereta ke Gunung Prau

Ini alternatif transportasi yang lebih ribet tapi worth untuk dicoba. Sobat Jpackers bisa menggunakan moda transportasi kereta api dari KAI dengan tujuan Stasiun Purwokerto. Range harga tiket kereta berada dikisaran Rp200.000 s.d Rp1.300.000 bergantung dari jenis kerta serta kelas yang diambil.

Turun dari Stasiun Purwokerto, sobat harus melanjutkan kembali perjalanan menuju ke Kota Wonosobo menggunakan angkutan shuttle atau bus umum dengan range harga tiket bervariasi mulai dari Rp50.000 s.d Rp100.000 per orang.

Lokasi Basecamp Patak Banteng

Pose di depan loket registrasi Gunung Prau via Patak Banteng
Pose di depan loket registrasi

Letak Basecamp Patak Banteng berada di Jln. Dieng KM 24, Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Terdapat berbagai macam fasilitas yang bisa sobat gunakan sebelum melakukan pendakian. Misalnya fasilitas tempat istirahat dan menginap apabila sobat datang malam sebelumnya, fasilitas MCK, serta warung-warung makan.

Selain di basecamp resmi yang dikelola oleh pengurus jalur pendakian, sobat Jpackers juga bisa menggunakan layanan basecamp yang disediakan warga sekitar yang justru fasilitasnya lebih bersih dan terawat. Namun perlu sobat ingat, setiap fasilitas yang digunakan ada biaya yang harus dibayar ya, tidak mahal kok, siapkan saja uang tunai sekitar Rp50.000 sampai Rp100.000.

Simaksi Pendakian Gunung Prau via Jalur Patak Banteng

Pendaftaran pendakian dilakukan secara langsung alias on the spot di loket pendaftaran. Biaya simaksi yang dibebankan kepada calon pendaki sebesar Rp30.000. 

Berikut mekanisme pendaftaran simaksi Gunung Prau serta mekanisme lapor turun setelah pendakian selesai dilaksanakan:

  1. Calon pendaki mengambil formulir pendakian dan mengisi selengkap-lengkapnya, mulai dari identitas, anggota tim, nomor kontak darurat, hingga barang bawaan

  2. Pemeriksaan barang bawaan pendaki oleh petugas. Sobat Jpackers dilarang membawa senjata api, senjata tajam dengan ukuran tertentu. Kemudian dilarang membawa speaker aktif, dilarang membawa alat musik, dilarang membawa minuman keras dan narkoba. Serta peraturan lainnya yang bisa sobat Jpackers cek saat di basecamp. Apabila sobat melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda atau pidana

  3. Menuju loket pendaftaran dengan menyerahkan formulir, fotokopi identitas, kemudian melakukan pembayaran untuk ditukarkan dengan tiket pendakian

  4. Setelah selesai melakukan pendakian sobat harus melapor kembali di basecamp dengan membawa sampah yang dihasilkan sendiri selama pendakian

Jam pelayanan loket pendaftaran dimulai dari pukul 08.00 – 12.00 WIB, kemudian pukul 13.00 – 18.00 WIB, serta pukul 20.00 – 24.00 WIB. Untuk informasi lebih lanjut sobat Jpackers dapat menghubungi layanan WhatsApp di nomor 085602170444 atau layanan telepon untuk keadaan darurat emergency saat melakukan pendakian di nomor 0853269034444.

Rute Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng

Mendaki Gunung Prau melalui jalur Patak Banteng menjadi rute terpendek dari jumlah total 6 jalur pendakian yang tersedia. Sobat Jpackers membutuhkan waktu 2-3 jam saja untuk sampai ke Sunrise Camp Patak Banteng. Namun jalur ini juga menjadi jalur paling terjal menanjak dan lumayan menantang. Berikut ini gambaran jalur pendakian yang akan dijelaskan per pos:

Pos 1 Sikut Dewo

Pos 1 Sikut Dewo
Pos 1 Sikut Dewo

Dimulai dari basecamp, sobat akan langsung disuguhkan jalur tanjakan berupa tangga tembok yang melalui rumah-rumah warga. Setelah keluar dari tangga, jalanan masih menanjak, kali ini kontur jalur berupa jalan makadam yang lebar. 

Sekitar 20 menit berjalan santai, sobat Jpackers akan tiba di Pos 1 Sikut Dewo yang letaknya berada di kebun sayuran.

Pos 2 Canggal Walangan

Pos 2 Gunung Prau via Patak Banteng
Pos 2 Gunung Prau via Patak Banteng

Perjalanan dari Pos 1 ke Pos 2 masih di dominasi oleh tanjakan, namun kali ini jalur tanjakan berupa tanah. Pemandangan pada rute ini sudah terlihat indah yang dihiasi dengan landscape perkebunan serta pegunungan di sekitar Dieng Plateau.

Yang spesialnya lagi, diantara Pos Sikut Dewo dan Pos Canggal Walangan masih terdapat warung yang dapat dimanfaatkan oleh sobat Jpackers untuk beristirahat atau menikmati semangka yang nikmatnya bisa berkali-kali lipat ketika dimakan saat mendaki. Manfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin karena setelah Pos Canggal Walangan jalur pendakian akan lebih menantang.

Pos 3 Cacingan

Pos 3 Cacingan pada jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng
Pos 3 Cacingan

Start dari Pos 2 jalur sudah lebih menanjak tegak sampai ke Pos 4. Siap-siapin mental ya sob, kadang ada pula pendaki pemula yang ciut melihat tegaknya rute Patak Banteng sehingga tidak melanjutkan sampai ke atas.

Estimasi waktu tempuh dari Pos 2 menuju Pos 3 normalnya 45 menit saja, namun setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda, jadi waktu tempuh bisa lebih lama atau lebih cepat dari estimasi.

Pos 4 Plawangan

Pos 4 Plawangan Gunung Prau
Pos 4 Plawangan Gunung Prau

Rute ini merupakan etape terakhir dari jalur yang masih tegak tinggi. Konturnya berupa tanah serta akar-akar pohon yang besar. Jelang Pos Plawangan sobat Jpackers akan melalui tanjakan buatan dari batu dan tembok yang cukup terjal. Pada saat di posisi ini sobat harus berhati-hati karena jalur tembok terkadang licin apalagi jika kondisi basah karena hujan atau kabut.

Sunrise Camp Patak Banteng

Sunries Camp Gunung Prau via Patak Banteng
Sunries Camp Gunung Prau via Patak Banteng

Jarak Pos Plawangan menuju ke Sunrise Camp Patak Banteng terbilang sangat dekat, tidak lebih dari 5 menit berjalan serta jalurnya sudah mulai landai. Disini sobat Jpackers bisa mendirikan tenda, kelebihan lokasi ini karena terdapat pepohonan yang dapat menahan angin serta pemandangan cantik matahari terbit (sunrise) pada pagi hari.

Selain itu, pemadangan ikonik yang memanjakan mata akan tersaji sepanjang waktu di area ini. Deretan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, bahkan Gunung Lawu akan terlihat jelas ketika cuaca sedang cerah.

Oh ya! Ngomong-ngomong mengenai matahari, jika cuaca sedang cerah jangan lupa sempatkan diri untuk menyaksikan matahari tenggelam di Bukit Sunset yang lokasinya berada disebelah barat dari Camp Sunrise. Lokasi bukit tersebut sangat dekat, untuk lebih detailnya silahkan melihat papan petunjuk arah menuju bukit tersebut pada saat disana nanti.

Puncak Prau 2.590 mdpl

Untuk menuju ke Puncak Gunung Prau tidak terlalu sulit seperti summit attack pada umumnya. Rute ke puncak dari Camp Sunrise justru menyuguhkan pemandangan cantik berupa bukit-bukit dengan padang savana serta hamparan bunga daisy yang cantik.

Rute menuju puncak merupakan rute yang sama dilalui oleh para pendaki dari arah Jalur Dieng, ketinggian yang tertera pada plang puncak ini adalah 2.590 meter diatas permukaan laut. Selain itu, terdapat pula plang Puncak Prau yang menuliskan ketinggian 2.565 mdpl yang berada pada jalur lain.

Penutup

Pesona Gunung Prau memang tiada duanya baik bagi pemula atau bagi sobat Jpackers yang sudah memiliki pengalaman mendaki. Dengan kemudahan akses transportasi dari berbagai kota, membuat perencanaan pendakian ke Gunung Prau sangatlah mudah.

Demi mendapatkan pemandangan yang maksimal dan luar biasa indah, sebaiknya sobat melakukan pendakian sekitar musim kemarau, yakni pada bulan Agustus-Oktober.

Jejak Backpacker

Konten kreator yang membahas kisah-kisah pendakian, cerita mistis, kisah inspiratif, dan kejadian viral menarik lainnya.

Tags

Related Post

Satu pemikiran pada “Panduan Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng buat Sobat Jpackers”

Tinggalkan komentar


kopi liong bulan jejakbackpacker