Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali terjadi dengan intensitas yang mengkhawatirkan. Aktivitas vulkanik pada Jumat malam, 5 September 2026, berlangsung menerus selama beberapa jam dan disertai semburan lava berwarna merah menyala serta suara gemuruh yang terdengar dari kawasan sekitar Selat Sunda.
Pulau Jeju yang dikenal sebagai destinasi wisata mendadak menjadi sorotan setelah kasus orang hilang berujung penemuan korban tewas dan dugaan kelalaian polisi.
Banjir bandang dahsyat menerjang Nepal dan meninggalkan kerusakan besar. Sejumlah wilayah porak-poranda akibat terjangan arus yang membawa lumpur dan material dari pegunungan.
Seekor oarfish berukuran sekitar 4 meter ditemukan dalam kondisi mati dan terdampar pada Selasa, 25 Agustus 2026 di Pantai Pink 3, Desa Sekaroh, Lombok Timur.
143 tahun lalu, Krakatau mengalami salah satu letusan paling dahsyat dalam sejarah. Dentumannya terdengar sangat jauh, tsunami menerjang pesisir Jawa dan Sumatra, sementara dampaknya bahkan mengubah warna langit di berbagai belahan dunia.
Kebakaran melanda Desa Adat Sade, Lombok, pada Sabtu malam. Puluhan rumah adat, art shop, dan sejumlah fasilitas kawasan terdampak dalam kejadian tersebut.