Dalam kepercayaan mengenai sosok mistis di Kalimantan, kuyang ternyata bukan satu-satunya sosok yang dikenal. Di pedalaman Kalimantan Barat, masyarakat juga mengenal mariaban, makhluk gaib yang dipercaya menghuni kawasan hutan dan wilayah yang jarang dilalui manusia.
Keberadaannya sering dikaitkan dengan cerita perjalanan dan pengalaman warga setempat. Hingga kini, mariaban masih dianggap sebagai bagian dari legenda urban yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan.
Ciri-Ciri Fisik Hantu Mariaban

Dalam berbagai cerita yang beredar, hantu mariaban digambarkan sebagai sosok hantu berukuran besar dengan tubuh yang dipenuhi bulu. Bulu tersebut disebut lebat dan menutupi hampir seluruh bagian tubuh, sehingga wujudnya sering diasosiasikan dengan makhluk menyerupai kera raksasa.
Postur mariaban umumnya digambarkan tinggi dan kekar. Beberapa versi cerita menyebutkan wajahnya menyeramkan, dengan mata berwarna merah menyala, gigi atau taring yang menonjol, serta kuku yang panjang dan tajam. Ciri-ciri inilah yang membuat Mariaban kerap dipandang sebagai makhluk gaib yang berbahaya.
Ditakuti Tapi Dicari
Salah satu mitos yang paling sering disebut adalah soal bulu mariaban. Bulu yang berasal dari tubuh mariaban dipercaya memiliki daya tertentu, terutama yang berkaitan dengan pelet atau pemikat.
Kepercayaan ini membuat mariaban tidak hanya ditakuti, tetapi juga diburu oleh sebagian orang yang berharap mendapatkan manfaat dari bulunya.
Selain bulu, ada pula cerita mengenai minyak mariaban. Minyak ini diyakini memiliki kegunaan khusus, mulai dari perlindungan diri hingga tujuan-tujuan mistis lainnya. Namun, dalam cerita yang beredar, penggunaan minyak mariaban juga disebut memiliki risiko, baik bagi pengguna maupun orang-orang di sekitarnya.

Terlepas dari benar atau tidaknya berbagai cerita yang menyertainya, mariaban tetap hidup sebagai bagian dari legenda urban di Kalimantan. Kisah tentang sosok ini berkembang dari pengalaman, kepercayaan, dan cerita lisan yang diwariskan secara turun-temurun.
Di tengah perubahan zaman dan akses informasi yang semakin luas, kisah mariaban tetap bertahan sebagai bagian dari narasi budaya. Cerita ini menambah warna dalam khazanah cerita mistis Nusantara, sekaligus menunjukkan betapa kayanya tradisi lisan yang masih dijaga hingga kini.


